Dari Kompas, 16 Juni 2008.
Kejayaan Leiden, “Past Perfect Tense?”
Senin, 16 Juni 2008 | 00:20 WIB
I Supriyanto
Sejak tahun lalu, Fakultas Sastra Universitas Leiden—dipelopori sang dekan—sibuk melakukan reorganisasi fakultas.
Mungkin lebih baik menyebut pembongkaran daripada reorganisasi karena titik tolaknya mengurangi jumlah anggota staf pengajar/peneliti.
Mengapa? Alasannya, katanya, jumlah mahasiswa yang terdaftar kian berkurang, padahal universitas harus membuat keuntungan dalam [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel Minangkabau | Leave a Comment »