GBPP & Kontrak Perkuliahan DDIB

 

 

 

DASAR-DASAR ILMU BUDAYA

SIA 204

 

 

 

 

 

 

Drs. Fadlillah, M. Si

Nip. 132 230 519

 

 

 

 

 

 

Jurusan Sastra Indonesia

Fakultas Sastra Universitas Andalas

Padang

 

,

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

   
Judul Mata Kuliah : Dasar-Dasar Ilmu Budaya
Kode Mata Kuliah : SIA 204
Deskripsi singkat : Mahasiswa dapat (a) memahami konsep-konsep dasar teori budaya, (b) mahasiswa dapat menguasai dasar-dasar teori budaya itu untuk memahami dan menelaah bahasa dan karya sastra Indonesia. Ia meliputi (a) azas dasar teori (b) pola kerja teori (b) dan bagaimana membentuk dan mengaplikasikan teori tersebut. Dengan dasar mata kuliah inilah mahasiswa dapat melanjutkan kepada mata kuliah telaah bahasa dan sastra Indonesia. Kemudian dasar teori budaya ini bagi mahasiswa sendiri bermanfaat untuk menyikapi realitas budaya sehari-hari dengan wawasan yang luas.
Standar Kompetensi:  
  Setelah menyelesaikan kuliah ini (pada akhir semester), mahasiswa akan dapat memahami kebudayan dalam paradigma keilmuan dengan dasar-dasar ilmu budaya.
     
No. Kompetensi Bahasan Sub Bahasan

Waktu

Kepustakaan

1

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Ilmu dan Budaya Ilmu dan Budaya 1. Defenisi Ilmu2. Defenisi Budaya

3. Ilmu Budaya

2 x 50 menit

 

2

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Sejarah Ilmu Budaya Sejarah Ilmu dan Sejarah Budaya 1. Pengertian Sejarah2. Pengertian Sejarah Budaya

3. Sejarah Ilmu Budaya

4 x 50 menit

 

3

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Paradigma Ilmu Budaya Paradigma dan Ilmu Budaya 1. Pengertian Paradigma2. Pengertian Paradigma Ilmu Budaya

3. Kedudukan Ilmu Budaya

4 x 50 menit

 

4

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Grand Theory (Narasi Besar) Grand Theory (Narasi Besar) 1. Pengertian Teori2. Grand Theory

4 x 50 menit

 

5

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Budaya I Evolusionisme, Funsionalisme dan Strukturalisme 1. Pengertian Evolusionisme2. Pengertian Funsionalisme

3. Pengertian Strukturalisme

4. Pengertian Strukturalisme

2 x 50 menit

 

6

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Budaya II Teori Konflik dan Teori simbolisme 1. Teori Konflik2. Teori simbolisme

4 x 50 menit

 

7

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Budaya III Masyarakat majemuk, Sistem nilai budaya 1. Masyarakat majemuk2. Sistem nilai budaya

2 x 50 menit

 

8

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Masyarakat I Rasional, Paradigma fakta sosial 1. Rasional2. Paradigma Fakta Sosial

4 x 50 menit

 

9

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Masyarakat II Paradigma Defenisi Sosial, Paradigma Perilaku Sosial 1. Paradigma Defenisi Sosial2. Paradigma Perilaku Sosial

2 x 50 menit

 

10

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Perubahan I Teori Sosio historis siklus 1. Pengertian Teori Sosio historis siklus2. Beberapa Aspek Teori Sosio historis siklus

2 x 50 menit

 

11

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Perubahan II Teori Sosio historis perkembangan 1. Pengertian Teori Sosio historis perkembangan2. Beberapa Aspek Teori Sosio historis perkembangan

2 x 50 menit

 

12

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Postmodern Teori Postmodern 3. Pengertian Teori Postmodern4. Beberapa Aspek Teori Postmodern

2 x 50 menit

 

13

Mahasiswa Dapat Menjelaskan pengertian Teori Cultural Studies Teori Cultural Studies 5. Pengertian Teori Cultural Studies perkembangan6. Beberapa Aspek Teori Cultural Studies

2 x 50 menit

 

,

KONTRAK PERKULIAHAN

Nama Mata Kuliah : DASAR-DASAR ILMU BUDAYA
Kode Mata Kuliah : SAS 204
Staf Pengajar : Drs. Fadlillah, M. Si
Semester : II (Genap)
Hari Pertemuan : Kamis
Pukul : 09.40-11.20
Tempat Pertemuan : Lokal F. 2. 4
Kalender : Dimulai 4 Februari 2008 sampai 4 Juni 2008
SK Dekan : Surat Nomor: 95/H.167/PP/2008 Tgl. 28 Januari 2008
1. Manfaat Mata Kuliah  
  Dasar-dasar ilmu pengetahuan budaya dirasakan semakin penting dalam realitas kemajuan peradaban zaman hari ini. Dengan dasar pengetahuan budaya inilah dapat dipahami persoalan gegar budaya, konflik, dan benturan peradaban, pluralisme, dan multikultural, – terutama persoalan negara, politik, ekonomi, dan sastra. Negara-negara terbelakang sering menganaktirikan dan meminggirkan persoalan budaya dan lebih menganak-mas-kan dunia eksak, akibatnya mereka mengalami resiko yang sangat fatal, yakni kehilangan identitas diri, dan mengalami kesenjangan di segala bidang, kehancuran moral (berkembang biaknya budaya KKN).Oleh sebab itu, dengan mata kuliah ini mahasiswa dapat memperoleh dapat pemahaman yang komprehensif tentang dasar-dasar ilmu budaya yang akan dapat digunakan dalam profesi kerja mahasiswa nanti.
     
2. Deskripsi Perkuliahan  
  Mahasiswa dapat (a) memahami konsep-konsep dasar teori budaya, (b) mahasiswa bisa menguasai dasar-dasar teori budaya itu untuk memahami dan menelaah bahasa dan karya sastra Indonesia. Ia meliputi (a) azas dasar teori (b) pola kerja teori (b) dan bagaimana membentuk dan mengaplikasikan teori tersebut. Dengan dasar mata kuliah inilah mahasiswa dapat melanjutkan kepada mata kuliah telaah bahasa dan sastra Indonesia. Kemudian dasar teori budaya ini bagi diri mahasiswa bermanfaat untuk menyikapi realitas budaya sehari-hari dengan wawasan yang luas.
     
3. Standar Kompetensi  
Pada akhir perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:
01. Menjelaskan pengertian dasar-dasar ilmu budaya.
02. Menjelaskan paradigma budaya, masyarakat, dan perubahan, serta perkembangan pengetahuan postmodern
03. Menganalisis realitas budaya yang terjadi dalam masyarakat dengan pengetahuan budaya
       

,

4. Organisasi Materi    
 

No.

Topik

Pertemuan

  Pengertian Budaya

 

 

1.

Kuliah Pengantar­

1 x

 

2.

Pengertian Dasar-dasar Ilmu Budaya

1 x

 

3.

Sejarah Ilmu Budaya

1 x

 

4.

Paradigma Ilmu Budaya

1 x

 

5.

Kedudukan Ilmu Budaya

1 x

 

6.

Grand Theory (Narasi Besar)

1 x

  Teori Budaya

 

 

7

Evolusionisme, Funsionalisme dan Strukturalisme

1 x

 

8

Teori Konflik, simbolisme

1 x

 

9.

Masyarakat majemuk, Sistem nilai budaya

1 x

  Teori Masyarakat

 

 

10.

Rasional, Paradigma fakta sosial

1 x

 

11.

Paradigma Defenisi Sosial, Paradigma Perilaku Sosial

1 x

  Teori Perubahan

 

 

12

Teori Sosio historis siklus,

1 x

 

13

Teori Sosio historis perkembangan

1 x

 

14

Teori Postmodern

1 x

 

15

Cultural Studies

1 x

 

16

Rekapitulasi

1 x

         

,

5. Strategi Perkuliahan  
  Perkuliahan menggunakan metode 80% diskusi dan 20% metode ceramah. Dengan 50% metode diskusi diharapkan mahasiswa menjadi aktif dalam memahami materi.Dimulai dengan metode diskusi (80 menit), seminggu sebelum diskusi tersebut mahasiswa diberikan bahan untuk diresume maka dengan bahan bacaan yang diresume tersebut (terstruktur itu) mahasiswa dituntut untuk menjelaskan (mempresentasikan) dan mendiskusikannya dalam kelas. Metode ini ditutup dengan ceramah (20 menit), menjelaskan masalah yang ditemukan dalam diskusi dan pelurusan materi oleh dosen.

,

6. Materi/Bacaan Perkuliahan  
 
  No: Buku perkuliahan :
 

01

Pelly, Usman dan Asih Menanti, 1994. Teori-Teori Sosial Budaya, Jakarta: Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidikan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
 

 

Buku kedua :
 

02

Koenjaraningrat. 1987. Sejarah Teori Antropologi I dam II. cetakan kedua. Jakarta: Universitas Indonesia (UI) Press.
 

03

Koentjaraningrat. 2000. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Cetakan ke-sembilan belas. Jakarta: Gramedia.
 

04

Saderson, Stephen K. 1995. Sosiologi Makro Sebuah Pendekatan Terhadap Realitas Sosial. Jakarta: Rajawali Pers.
 

05

Soekanto, Soerjono. 1977. Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.
 

 

Buku Ketiga :
 

06

Capra, Fristjof. 2000. Titik Balik Peradaban, Sains, Masyarakat dan Kebangkitan Kebudayaan. Terjemahan M. Thoyibi. Cetakan kelima. Jakarta; Bentang Budaya.
 

07

Fukuyama, Francis. 2001. Kemenangan Kapitalisme dan Demokrasi Liberal. Terj. Mohammad Husein Amrullah. Yogyakarta: Qalam.
 

08

Giddens, Anthony. 2000. Jalan Ketiga Pembaruan Demokrasi Sosial. Terjemahan Ketut Arya Mahardika. Jakarta; Gramedia.
 

09

Kleden, Ignas. 1997. Ilmu Sosial di Asia Tenggara dari Partikularisme ke Universalisme, terjemahan S. Setiawan, yang dieditori oleh Noco G. Schulte Nordholt dan Leontine E. Visser. Jakarta: LP3ES.
 

10

Max Weber. 2000. Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. Terj. Yusup Suryasudiarja. Surabaya: Pusaka Promethea.
 

11

Peter L. Berger. 1982. Piramida Kuban Manusia. Terj. Johannes Muller. Jakarta: LP3ES.
 

12

Veeger, K.J. 1985. Realitas Sosial Refleksi Filsafat Sosial atas Hubungan Individu-masyarakat dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi. Jakarta: PT. Gramedia.

..

7. Tugas-tugas  
No.  

01

Pertemuan pertama merupakan kuliah pengantar (ceramah dari dosen) yang membicarakan aturan, rancangan, materi perkuliahan.

02

Pertemuan kedua adalah kuliah (ceramah dari dosen) secara umum tentang dasar materi perkuliahan.

03

Pertemuan ketiga dan selanjutnya adalah dengan metode diskusi

04

Mahasiswa harus sudah membaca bahan diskusi (kuliah) sebelum diskusi (perkuliahan) berlansung.

05

Mahasiswa diberi tugas berupa laporan bacaan (makalah) secara terstruktur untuk bahan diskusi dalam kelas.

06

Mahasiswa yang tidak mempunyai laporan bacaan (makalah), tidak berhak mengikuti diskusi.

07

Laporan bacaan diberikan sebelum diskusi dimulai (perkuliahan)

08

Jika jumlah mahasiswa terlalu banyak maka diskusinya dilakukan berkelompok.

09

Setiap mahasiswa melakukan presentasi (dengan cara sistem undian).

10

Setiap mahasiswa memberikan pendapat (bukan bertanya), hal ini dilakukan dengan sistem undian.

11

Mahasiswa presentasi dengan memakai bagan.

12

Ujian semester diadakan setelah 8 kali pertemuan.

13

Perkuliahan penutup adalah dengan metode ceramah/ kuliah umum (dari dosen), yang merangkum semua materi perkuliahan.

14

Ujian akhir semester diberikan setelah 16 kali pertemuan.

,

8. Kriteria Penilaian  
     
 

Huruf

Poin

Angka

 
 

 

 

 

 
  A +

10

90 -100

 
  A

9

85-<90

 
  A -

8

80-<85

 
  B +

7

75-<80

 
  B

6

70-<75

 
  B

5

65-<70

 
  C +

4

60-<65

 
  C

3

55-<60

 
  C -

2

50-<55

 
  D

1

40-<50

 
  E

0

00-40

 
         
  Dalam menentukan nilai akhir akan digunakan pembobotan sebagai berikut:
   
  Laporan Bacaan 15 %    
  Keaktifan dalam Diskusi 15 %    
  Ujian Tengah Semester 10 %    
  Ujian Akhir Semester 50 %    
         

,

9. Jadwal Perkuliahan

Hari

: Kamis

Pukul

: 09.40-11.20

Lokal

: F. 2. 4

Dimulai 04 Februari 2008 sampai 04 Juni 2008

Surat Nomor: 95/H.167/PP/2008 Tgl. 28 Januari 2008

Pertemuan Ke

Tanggal

Pembukaan

1

14/02/2008

2

21/02/2008

3

28/02/2008

4

06/03/2008

5

13/03/2008

6

27/03/2008

7

03/04/2008

UTS

8

10/04/2008

9

17/04/2008

10

24/04/2008

11

08/05/2008

12

15/05/2008

13

22/05/2008

14

29/05/2008

15

05/06/2008

Kuliah Penutup

16

12/06/2008

.

Tinggalkan Balasan